Puisi "gembala" Karya Muhammad Yamin





Gembala
Perasaan siapa tidak ‘kan nyala
Melihat anak berlagu dendang
Seorang raja di tengah padang
Tiada berbaju buka kepala
Beginilah nasib anak gembala
Berteduh di bawah kayu nan rindang
Semenjak pagi meninggalkan kadang
Pulang ke rumah di senja kala
Jauh sedikit sesayup sampai
Terdengar olehku bunga serunai
Melagukan alam nan molek permai
Wahai gembala di segara hijau
Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau
Maulah aku menurutkan dikau
(Muhammad Yamin)

Related Posts :

  • Puisi: Dalam Sujudku Dalam Sujudku (Sutoyo) Pernah kudengar dan kubaca Manusia hendak hidup kembali dari kubur bangun kembali lalu kami uma… Read More...
  • Hikayat Sri Rama Maharaja Rawana dibuang ke Bukit Serendib. Di Bukit itu ia bertapa dengan cara yang paling hebat: kakinya digantung, kepalanya di bawah… Read More...
  • Hikayat Raja Harimau Syahdan adalah tersebut Raja Harimau di dalam hutan dan menterinya harimau kambing. Adalah pada suatu hari, Raja Harimau itu sakit … Read More...
  • Cerita Buaya Syahdan seorang pemuda bernama Idris. Ia berjalan di tengah laut, hatta tiada berapa antaranya berjalan di tengah laut itu, maka or… Read More...
  • Unsur-unsur Syair Syair merupakan salah satu bentuk puisi lama. Sebagai sebuah puisi, syair adalah sebuah struktur yang terdiri atas unsur-unsur pemb… Read More...